Wawasan praktis seputar survei geofisika di Indonesia — geolistrik, air tanah, geoteknik, dan eksplorasi.
Pilih resistivity meter yang salah dan data lapangan Anda tidak bisa dipakai. Panduan ini menjelaskan cara kerja geolistrik, jenis alat, dan kriteria memilih alat yang tepat untuk survei air tanah, mineral, dan geoteknik.
Mengebor tanpa survei dulu bisa berarti uang habis, sumur kering. Pelajari metode geofisika — geolistrik, NMR (resonansi magnetik), dan logging sumur — yang membantu Anda menemukan air tanah sebelum bor pertama turun.
Vs30 menentukan berapa besar beban gempa pada bangunan Anda — dan SNI 1726 mewajibkannya. Pelajari apa itu Vs30, cara mengukurnya dengan MASW, refraksi, dan PS logging (OYO McSEIS-PS).
Ingin tahu kedalaman batuan dasar atau profil kekerasan tanah tanpa mengebor? Seismik refraksi dan MASW menjawabnya dari permukaan. Pelajari cara kerjanya, kapan dipakai, dan alat yang dibutuhkan.
Resistivitas saja tidak cukup untuk menemukan deposit mineral tersembunyi. Induced Polarization (IP) mendeteksi sulfida dan endapan porfiri yang lolos dari metode lain. Pelajari cara kerjanya dan kapan harus dipakai.
Survei magnetik bisa memetakan struktur geologi dan zona mineral dalam hitungan hari — terutama kalau menggunakan drone. Pelajari prinsipnya, perbedaan magnetometer darat vs drone, dan kapan masing-masing digunakan.
Sudah mengebor tapi belum yakin di mana lapisan air atau batuan kerasnya? Logging sumur bor memberi jawaban akurat dari dalam lubang. Pelajari jenis log yang umum dan aplikasinya untuk air tanah, geoteknik, dan eksplorasi.